MEJAQQ | AGEN BANDARQ | POKER | ADUQ | DOMINOQQ | BANDAR POKER | CAPSA SUSUN | SAKONG | BANDAR 66 | PERANG BACCARAT | TERPERCAYA DAN TERBAIK

MEJAQQ.COM SITUS JUDI ONLINE TERBESAR DAN TERPERCAYA

Daftarkan Segera Dan Mainkan sekarang juga,Jadilah Pemenang Hanya Bersama Kami Di WWW.KARTUHIJAU.COM.

BONUS ROLLINGAN 0.5% Dan REFERRAL 20%

Bonus Rollingan Di Bagikan Setiap Hari Senin, Bonus Referral Berlaku Seumur hidup.

JADILAH PEMENANG DALAM 9 JENIS PERMAINAN

JADILAH JUTAWAN BARU DI MEJAQQ DENGAN MAINKAN 9 JENIS PERMAINAN.

HOT NEWS GAME!!! PERANG BACCARAT

Telah Hadir New Game PERANG BACCARAT Rasakan Sensasi Menjadi Bangker.

MAINKAN DI SMARTPHONE KESAYANGAN ANDA

BISA DI MAINKAN DI SMARTPHONE ANDROID DAN IoS

Senin, 15 Mei 2017

Terkait Pasal Penistaan Agama, Fahri Hamzah: Emang Bodoh Nih Istana Negara, Parah Banget



Terbaik Info - Fahri Hamzah, menyentil Presiden Joko Widodo yang terkesan lelet merepon desakan berbagai pihak untuk merevisi pasal 156 dan psal 156 a tentang penistaan agama dalam UU KUHP.

Wakil Ketua DPR itu juga menyayangkan respon lamban yang ditunjukkan pihak Istana, padahal wacana pengubahan pasal penistaan agama adalah masalah yang begitu penting.

Sekarang ada isu penistaan agama pasal mau dicabut, istana diem aja, istana dulu ngomong. Yang Presiden Jokowi, bukan saya, kok kita yang ngomong duluan, dia enggak ngomong, emang lemot nih istana, payah. Enggak ngomong soal begini,” kata Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.Bandarq

Selama wacana revisi pasal penistaan agama ini bergulir, papar Fahri, DPR menjadi lembaga yang aktif memberikan pandangannya. Dan sementara, pihak Istana sama sekali tidak memberikan opininya.

“Tiap hari kan kita tangkap pandangan dari pengamat, akademisi atau ormas lalu tanya ke DPR, DPR tanggapi terus, Istana kayaknya enggak pernah berpendapat. Padahal ini masalah penting, krusial,” jelasnya

Fahri juga membandingkan respon pemerintah Indonesia dengan Amerika dalam menanggapi isu yang tengah berkembang. Staf khusus media di Gedung Putih, papar Fahri, sangat aktif berkomunikasi dengan wartawan membahas isu-isu yang sedang hangat.

Fahri jug menyindir aksi lilin yang dilakukan di sejumlah daerah untuk Ahok, dan Fahri menyebut jika pihak Istana hanya diam saja.DominoQQ

“Di Gedung putih ada Press Secretary khusus, tiap hari 3-4 kali ketemu wartawan, baru nanti orang datang ke parlemen, baru ditanggapi pernyataan Istana. Ini enggak, semua peristiwa istana diem aja, termasuk orang masuk bandara, kacau ini lilin-lilinan ini, orang mulai bentrok, istana diem saja. Istana kerjanya apa?”  tutupnya.


Share:

Jumat, 12 Mei 2017

Promosi Jabatan Hakim Kasus Ahok Dipersoal KY, MA Mengelak! Rencana Busuk Apa Ini?



Tiga hakim yang memimpin perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mendapat promosi jabatan. Ketiganya, yakni Dwiarso Budi Santriarto, Abdul Rosyad dan Jupriyadi. Masing -masing mereka akan menempati jabatan hakim, hakim tinggi dan kepala pengadilan. Berikut penjabarannya :

1. Dwiarso Budi Santriarto, dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara promosi menjadi hakim di Pengadilan Tinggi Bali.
2. Abdul Rosyad, dari hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara promosi menjadi Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah.
3. Jupriyadi, dari Wakil Pengadilan Negeri Jakarta Utara promosi menjadi Kepala Pengadilan Negeri Bandung.

Promosi jabatan yang dilakukan oleh Mahkamah Agung ini dipersoalkan oleh Komisi Yudisial Indonesia yang diwakili oleh juru bicara Komisi Yudisial Farid Wajdi. Bau apa ini? KY mempersoalkan kenaikan jabatan 3 orang tersebut karena hanya selang satu hari pasca-sidang pembacaan putusan untuk kasus Ahok. KY saja sebagai lembaga tinggi negara sudah mencium bau busuk promosi jabatan ini. Semua pembaca pasti juga akan mengiyakan ini kan?

Guna menghindari polemik dan munculnya berbagai asumsi publik, KY menyarankan agar MA mau bersikap transparan dengan membuka data rekam jejak ketiga hakim tersebut. Sehingga, publik mengetahui bahwa benar ketiga hakim tersebut dipromosi secara reguler sesuai dengan dasar hukum yang berlaku. Dengan demikian, opini publik perihal diskresi itu merupakan transaksional tidak bermunculan lagi dan membuktikan bahwa hal tersebut sudah sesuai prosedural.BandarQ

Memang benar apa yang dikatakan juru bicara KY ini, seharusnya MA bisa lebih bijak untuk membaca situasi terkini atas polemik promosi jabatan ini, karena sangat sensitif dan bisa menjadi bias yang akan melebar kemanapun opini berkembang

Tetapi MA melalui Kepala Biro Hukum dan Humas Ridwan Mansyur sebelumnya mengatakan bahwa promosi jabatan terhadap ketiga hakim tersebut sama sekali tak berkaitan dengan vonisnya kepada Ahok pada kasus dugaan penistaan agama.

Prosesnya pun cukup panjang, yakni memakan waktu tiga hingga empat bulan untuk mempertimbangkannya. Dalam prosesnya, kata Ridwan, nama-nama hakim yang dimutasi dan dipromosi dipilih berdasarkan pola mutasi dan promosi yang ada di MA. Tim pertimbangan dalam proses mutasi dan promosi dipimpin langsung oleh Ketua MA Hatta Ali dan melibatkan seluruh ketua kamar yang disesuaikan dengan nama-nama hakim yang dipindah.

Memang sudah kewenangannya Ketua Mahkamah Agung untuk memberikan rekomendasi promosi kepada jajaran dibawahnya, tetapi yang dicium masyarakat adalah aroma ketidakadilan yang keburu dibuka, keluar jendela bikin penasaran pencium baunya yang begitu banyak, bikin gaduh dan meresahkan.

Bahkan rumor yang beredar dalam masyarakat kali ini adalah penempatan hakim-hakim tersebut yang sangat kontroversial, apalagi hanya dilakukan rotasi penempatan saja, tetapi penulis sedikit gamang untuk membuka apa rumor yang beredar di kalangan masyarakat saat ini. Ini hanya rumor belaka, beberapa mungkin juga kabar burung.

Tetapi kalau ditelaah lebih dalam memang ada sedikit banyak benarnya. Ah sudahlah, nanti kalau terpancing saya sendiri bisa menuliskannya jadi panjang dan lebar, dan akan menimbulkan polemik berkepanjangan, nanti dikira penulis fitnah dan lain-lain. Biar waktu sendiri yang akan menjawabnya, atau karena sudah beredar di masyarakat dan kedoknya terbongkar, rusaklah skenario mereka ini. Benar kan?

Kalau benar ada bau busuk dari vonis Ahok kali ini, sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwasannya negara kita sudah dalam keadaan darurat, dirusak baik dari luar maupun dalam. Ini yang berbahaya, karena hanya inginkan sebuah kekuasaan mengorbankan kepentingan umum yang begitu besar dan boleh penulis katakan sudah baik tatanannya.DominoQQ

Apakah ini sesuai dengan perkataan bapak bangsa kita Ir Soekarno “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah. Tapi perjuangan kalian akan lebih berat, karena melawan saudara sendiri"

Penjajah Bangsa Indonesia saat ini adalah saudara kita sendiri, yang masih akan terus haus akan sebuah kekuasaan, haus akan Sumber Daya Alam dan Manusia yang melimpah di negara ini. Inilah yang mendorong mereka untuk terus menerus merongrong pemerintahan dan juga berkeinginan merebutnya, paling tidak merebut kebijakannya. Karena kebijakan pemerintahan bisa dimanfaatkan untuk menghalalkan apa yang mereka perbuat.


Share:

Selasa, 09 Mei 2017

Strategi Brilian Jokowi Di Balik Vonis 2 Tahun Penjara Ahok



Hari ini, sudah diumumkan bahwa Ahok divonis 2 tahun penjara oleh Hakim. Bahkan, Hakim memutuskan Ahok untuk dipenjara langsung. Diterangkan bahwa Ahok dinilai terbukti melakukan penistaan agama yang melanggar undang-undang 156a.

Vonis hakim yang lebih berat dari tuntutan jaksa, bahkan menggunakan pasal yang tidak digunakan oleh jaksa dalam tuntutannya, menimbulkan berbagai pertanyaan.

Pengacara menyebut, ‘bisa memaklumi,’ karena adanya tekanan massa.

Memang, bahkan Jumat (5/5) lalu, ribuan massa dikerahkan ke Mahkamah Agung, dan sejumlah tokoh mereka diterima untuk menyampaikan tuntutan agar hakim ‘independen’ dalam menjatuhkan putusan.Bandarq

Beberapa waktu lalu, saat gerakan massa mulai marak, BBC menurunkan laporan analisis tentang apakah akhirnya Ahok akan dikorbankan untuk meredakan suhu politik. Silakan menyimaknya lagi.

Putusan ini tentu saja sangat memukul bagi banyak pihak, terutama bagi para pendukung Ahok. Apalagi melihat adanya keanehan dari keputusan Hakim. Hakim menuntut Ahok lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Jaksa Penuntut Umum notabenenya adalah pihak yang berusaha membuktikan bahwa Ahok bersalah, menjelang vonis Ahok justru mengatakan bahwa Ahok tidak terbukti bersalah. Tapi ketika hari Vonis tiba, Hakim justru mengatakan bahwa Ahok bersalah. Bahkan Hakim menggunakan pasal yang tidak digunakan oleh Jaksa Penuntut Umum. Di sini terlihat sekali justru Hakim sedang berusaha mencari sendiri kesalahan dan memaksakan kesalahan Ahok.

Secara sepintas, barangkali banyak orang yang berpikir bahwa hal ini diakibatkan karena banyaknya tekanan dari massa kontra Ahok. Pada hari menjelang vonis, memang sempat ribuan massa melakukan demo di depan gedung Mahkamah Agung, meminta Hakim independen dalam menentukan keputusan. Tapi di sisi lain, massa tersebut secara tidak langsung meinginginkan Ahok dihukum sesuai keinginan mereka

Pada intinya, mungkin banyak orang yang mengira bahwa ini adalah sebuah vonis yang tidak adil. Sangat menyedihkan memang. Ahok terlihat mencoba tegar ketika berada di penjara Cipinang. Sempat melambai kepada awak media yang berteriak-teriak kepadanya, namun tidak mengucap sepatah kata apapun

Barangkali banyak orang yang akan mengira bahwa ini adalah salah satu kemunduran hukum di negara kita. Barangkali banyak orang yang mempertanyakan kemana Jokowi untuk kasus Ahok ini. Barangkali banyak orang yang mengira, bahwa memang saat ini, kelompok kanan radikal sudah menang. Terbukti dengan vonis yang diberikan kepada Ahok.

Barangkali mereka memang benar. Bahwa ini adalah salah satu kekuatan dari para taipan, naga-naga dibalik pria berjubah dan berkacamata itu. Yang memanfaatkan momentum Pilkada ini untuk menyukseskan tujuan mereka. Mungkin kalian akan berpikir bahwa mereka, kaum bumi datar dan CEO nya telah menang, dan Jokowi kalah. Tapi tidak, saya katakan ini hanyalah salah satu jebakan Batman Jokowi



Kenapa ini hanyalah jebakan Jokowi?

Selama ini, isu-isu yang digaungkan oleh para kaum bumi datar adalah bahwa Jokowi selama ini melindungi Ahok. mereka mengaitkannya dengan alasan yang macam-macam. Ahok, seperti yang dikatakan oleh Allan Nairn, hanyalah sebagai pintu, alat dari para naga-naga bumi datar untuk menggulingkan Jokowi. Dan ketika Jokowi berhasil digulingkan, mereka akan menguasai Indonesia, dan mengubahnya menjadi Gotham in the dark.Dominoqq

Maka dari itu, satu-satunya cara untuk mengalahkan mereka adalah, mematahkan isu-isu tersebut. Membuktikan bahwa isu mereka salah. Dan menghimpun kekuatan Silent Majority untuk berbalik melawan mereka karena telah terbukti siapa yang mengada-ada dan siapa yang jujur.

Ketika Jokowi membiarkan Ahok untuk diadili, di demo oleh 7 juta butir, eh ekor, eh orang (mungkin) berhari-hari, dijadikan terdakwa, tersangka, dan kini terpidana dengan hukuman 2 tahun penjara dengan pemenjaraan langsung. Maka ini sudah mematahkan sepatah-patahnya isu bahwa Jokowi melindungi Ahok. Dan Jokowi secara tidak langsung telah membuktikan bahwa hukum di Indonesia tidak tajam ke bawah, dan tumpul ke atas.

Dalam hal ini, nama Jokowi sudah bersih-sebersihnya. Tapi jangan dikira bahwa ini hanya strategi pribadi Jokowi. Dalam artian hanya untuk kepentingan Jokowi semata untuk membersihkan namanya. Tapi juga untuk menyelamatkan Ahok itu sendiri, memenjarakan Habib Rizieq, membubarkan Ormas Radikal termasuk FPI, GNPF MUI, memenjarakan oknum-oknum makar, dan membuka kedok seluruh naga-naga yang menjadi CEO bumi datar. Bagaimana? Caranya adalah dengan membangkitkan kekuatan Silent Majority.

Ketika Ahok saat ini diberikan vonis Hakim 2 tahun penjara denga sistem yang aneh dan mencurigakan. Maka massa akan melihat secara langsung keanehan ini dan akan mengasumsikan akan adanya kecurangan dan ketidak adilan. Di sini, Jokowi terlihat akan membangkitkan emosi dari silent majority itu sendiri. Ketika selama ini mereka diam saja dengan kelakuan 7 juta butir, eh orang di DKI, karena menganggap mereka tidak mungkin akan berhasil. Maka kini mereka akan berbalik menyerang mereka.

Musuh bersama! Itu yang akan digerakkan oleh Jokowi. Jokowi menjadikan kaum bumi datar sebagai musuh bersama rakyat NKRI. Ketika itu, sesuai dengan Teori Gerakan Sosial yang mengatakan bahwa ketika semua elemen memiliki musuh bersama yang menjadi satu tujuan, mereka akan bergerak sesuai kemampuannya masing-masing demi meraih satu tujuan berama tersebut.

Maka apa, silent majority yang mulai bersuara akan balik menuntut dan menekan pihak berwajib untuk memproses Habib Rizeq, membubarkan ormas radikal termasuk HTI, FPI, dan GNPF MUI, memenjarakan oknum terduga makar, dan membuka kedok naga bumi datar. Mengulitinya, dan membuangnya di balik jeruji

Isu-isu yang digunakan oleh kaum datar yang mengatakan ulama dikriminalisasi, kongkalikong, dan sebagainya akan basi dan tidak berguna lagi. Ketika selama ini kaum bumi datar mengandalkan apa yang namanya people power, setelah ini Jokowi akan menunjukkan apa yang namanya people power sebenarnya. HTI, FPI, GNPF MUI, dan segenap penghuni bumi datar, hanyalah 2% dari total penghuni bumi bulat. Kalau 98% itu berhasil digerakkan oleh Jokowi, mau apa kaum bumi datar itu?Dominoqq

Sementara itu, ketika semua benalu bumi datar sudah dimasukkan jeruji besi. Ahok nantinya kan bebas. Kok bisa? Iya! Lewat banding. Tapi nantinya Hakim aka membebaskan Ahok, setelah semua benalu itu dipenjara

Yang jelas, sikapi peristiwa Ahok ini dengan sikap optimis. Jadikan peristiwa ini sebagai penyemangat dan tekad kita untuk memberantas habis benalu-benalu dari bumi datar yang hanya menyusahkan negeri kita.


Hidup Indonesia!!
Share:

Senin, 08 Mei 2017

WIRANTO : HTI Harus Di Bubarkan Karena Mengancam Pancasila




Terbaik info - Pembubaran secara lisan terhadap Organisasi kemasyarakatan (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dilontarkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto langsung memantik petinggi HTI.

Mereka tetap menolak dibubarkan oleh pemerintah. Karena pembubaran itu tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku

uru Bicara HTI Ismail Yusanto? mengatakan pembubaran yang dilakukan oleh pemerintah tidak sah dan cacat hukum, karena tidak lewat pengadilan. Apalagi ungkap Ismail pihaknya tidak pernah diberikan surat peringatan oleh pemerintah. “Tidak ada pembubaran itu hanya pernyataan sepihak,” ujar Ismail di Jakarta.Bandarq

Acara yang dilakukan HTI juga tutur Ismail adalah kegiatan dakwah dengan sebagai besar peran pembinaan, seperti harus menjauhi narkoba dan menghormati orang tua, tidak melakukan tawuran, tidak melakukan pergaulan bebas, dan tidak melakukan kriminalitas

Oleh sebab itu dia mengaku aneh apabila tiba-tiba dianggap anti terhadap Pancasila. “Substansi kegiatan hanya dakwah dan diskusi tidak ada kegiatan lain selain dakwah,” katanya

Karenanya, dalam waktu dekat HTI akan berencana meminta penjelasan dari pemerintah. Terlebih adanya komunikasi dengan pemerintah lewat jalan dialog. Tidak serta merta main membukarkan HTI. “HTI berharap ada dialog dan HTI juga selalu membuka diri,” pungkasnya

Sebelumnya, Wiranto mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.Dominoqq

Oleh sebab itu, ?mencermati berbagai pertimbangan, serta menyerap aspirasi masyarakat, pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI

Mantan Panglima Angkatan Besenjata Republik Indonesia (ABRI) menambahkan, sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional

Apalagi ungkap Wiranto, ormas yang didirikan oleh Syekh Taqiyuddin An Nabhani ini dalam melakukan kegiatan terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.Bandarq
Share:

Jumat, 05 Mei 2017

Astagah!! Suami Tega Tabrak Istri Pakai Truk Cuman Gara Gara Hal Ini..



Terbaik Info - Polisi mengungkap motif suami gilas istri pakai truk hingga bagian tubuhnya terburai. Selain masalah ekonomi, faktor cemburu juga menjadi alasan suami gilas istrinya sendiri dengan truk.

Kepolisian tengah mendalami kasus tersebut dengan memeriksa kejiawan pelaku, Iwan Setiawan (35). Pelaku bertindak keji dengan melindas istrinya Dewi Supartini (35) hingga tewas.

Iwan Setiawan menjalani tes kesehatan jiwa dari tim dokter kesehatan dari Polda Jabar. Hal tersebut untuk memastikan kejiwaan Iwan.

Karena ini hal yang sangat nekat, makanya dicek dulu apakah ada gangguan jiwa atau tidak,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus.

Sebelumnya, pelaku mengaku tega melakukan hal tersebut lantaran faktor ekonomi. Ia juga mengaku cemburu lantaran istrinya menerima telepon dari pria lain pada malam kejadian.Bandarq

Sebelum kejadian berlangsung, pelaku mengaku sedang istirahat di dalam truknya. Namun, sang istri terus mengikutinya. Keduanya terlibat cekcok satu sama lain hingga akhirnya terjadi hal yang tidak diinginkan.

Menurut pelaku, istrinya turun dari truk dan melempari truk tersebut dengan batu. Kesal diperlakukan seperti itu, pelaku emosi dan langsung melindas istrinya dengan truk bernopol Z 9899 DF yang dikemudikannya.

Pelaku kemudian melarikan diri karena takut. Namun, polisi berhasil menangkapnya. Pelaku lantas dibawa ke ruang tahanan Polres Garut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya

Akibat kejadian itu, Dewi mengalami luka parah di bagian perut hingga paha. Bahkan organ tubuhnya pun keluar. Korban juga alami remuk hingga bagian kemaluannya. Warga yang mengetahui hal tersebut membawa korban ke RSUD Dr Slamet.Dominoqq

Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong. “Polisi terus dalami kasus tersebut,” pungkasnya
Share:

Selasa, 02 Mei 2017

Usai Di Bakar, Karangan Bunga Untuk Ahok Kembali Berdatangan


Para pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan wakilnya Djarot Syaiful Hidayat geram melihat ratusan karangan bunga di Balai Kota dibakar saat memperingati "May Day" atau hari buruh 1 Mei 2017 lalu. Sejumlah pendukung Ahok-Djarot pun kembali mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk dukungan pada Selasa pagi

Dikirim usai demo buruh



Beberapa nama unik kelompok pendukung Ahok beserta karangan bunganya kembali menghiasi Balai Kota, Selasa pagi. salah satu karangan bunga bertuliskan, "Bunga bertanya: Apa salahku sampai aku kau bakar?" dari Group Gembira Assoy

Bunga untuk Ahok masih menjadi sasaran swafoto



Ragam karangan bunga dengan tulisan-tulisan uniknya menjadi perhatian masyarakat dalam sepekan terakhir. Banyak warga yang sengaja "berwisata" ke Balai Kota hanya untuk melihat karangan bunga. Mereka pun mengabadikannya melalui kamera ponsel. Tak sedikit yang berswafoto dengan latar belakang karangan bunga dan mengunggahnya ke media sosial.

Buruh menganggap karangan bunga mengotori Balai Kota



Ratusan buruh tampak tak senang melihat banyaknya karangan bunga memenuhi kantor Balai Kota. Diduga buruh tersebut dari Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM PSI). Mereka mengumpulkan karangan bunga yang ditujukan kepada Ahok-Djarot, kemudian membakarnya. Mereka menganggap karangan bunga itu tidak penting dan mengotori pemandangan kota. Apalagi, warna karangan bunga sudah pudar. Bunga pun telah layu dan beberapa tulisan-tulisannya telah copot.

Setelah dibakar, dibuat berteduh



Tak lama setelah aksi pembakaran karangan bunga, Jakarta diguyur hujan deras sekitar pukul 16.00. Berbanding terbalik dengan sikap sebelumnya, para buruh justru memanfaatkan sisa karangan bunga sebagai payung berjamaah.

Prihatin, pendukung Ahok-Djarot menggelar aksi menyalakan lilin
Selain mengirim karangan bunga baru, masyarakat menggelar aksi menyalakan lilin sambil mengelilingi Jalan Medan Merdeka Selatan pada Senin malam

Akan dicatat MURI



Pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana tengah mencari penggagas karangan bunga untuk Ahok-Djarot untuk pemberian rekor parade papan bunga terpanjang. Jaya menjelaskan pemberian penghargaan rekor MURI tersebut tidak mungkin dilakukan jika belum menemukan siapa pemrakarsa karangan bunga tersebut.Parade Papan Bunga terpanjang akan diukur dari deretan karangan bunga, yakni mulai dari gedung Balai Kota hingga kawasan Monumen Nasional. Data terakhir menyebutkan jumlahnya lebih dari 7.000 karangan bunga. Jumlah ini akan dikalkulasikan dengan karangan bunga terbaru yang terus berdatangan

Share:

Senin, 01 Mei 2017

Di Ancam Bunuh Fadli Zon Lapor Polisi Gak Berani Berkoar-Koar Lagi



Terbaik Info - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Senin (1/5). Kehadiran para pengacara ini mewakili Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang diduga diancam dibunuh.

Wakil Ketua ACTA, Agustiar mengatakan, nada ancaman itu datang dari akun akun twitter Nathan P Suwanto

“ACTA selaku kuasa hukum Bapak Fadli Zon melaporkan pemilik akun twitter Nathan P Suwanto terkait penyebaran ujaran kebencian dan ancaman pembunuhan yang diantaranya ditujukan kepada Bapak Fadli Zon,” kata Agustiar seperti yang dilansir RMOL (Jawa Pos Group).

Seperti diketahui, akun tersebut diduga mengeluarkan ancaman membunuh yang tidak hanya dua ke Fadli Zon tapi juga Fahri Hamzah, serta Anggota DPD RI, Fahira Idris, serta Imam Besar FPI, Rizieq Sihab, juga tersangka kasus UU ITE, Buni Yani.Dominoqq

Menurut Agustiar, pernyataan berisi ancaman pembunuhan merupakan pelanggaran hukum dan bentuk pencideraan demokrasi, terlebih ditujukan kepada pejabat negara sekaligus wakil rakyat.


Bukan saja tercemar nama baiknya tetapi juga terancam keselamatannya,” kata Agustiar

@NathanSuwanto ditenggarai melanggar UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 28 ayat (2). Guna mendukung laporan tersebut, ACTA mengaku telah membawa sejumlah barang bukti, seperti tautan dan foto tampilan twitter terkait.

“If you know of a way to crowdfund assasins to kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rizieq Shihab, Buni Yani and friends, lemme know.” demikian bunyi status twitter yang dipersoalkan itu. BandarQ

Share:

Blog Archive